Gambaran Umum Fisik Rasulullah SAW

Anas bin Malik ra berkata: “Rasulullah saw. bukan orang yang tinggi sekali, dan tidak pula pendek. Tidak juga putih sekali, dan tidak berwarna coklat. Rambutnya tidak terlalu keriting dan tidak terlalu lurus.

Hadits Qudsi

Sering kita mendengarkan dalam kehidupan sehari-hari tentang hadits qudsi. apakah hadits qudsi itu? apakah beda hadits qudsi dengan hadits nabawi secara umum ? apakah derajatnya sama dengan Al Quran ? inilah yang akan kita bahas disini.

Do'a Niat Wudhu

Wudhu adalah mensucikan anggota tubuh dengan menggunakan air bersih.Jika akan melakukan ibadah Shalat seorang muslim diwajibkan berwudhu,Wudu juga bisa di lakukan dengan debu atau yang di sebut dengan tayamum.

Keluarga Rasulullah SAW

Ayah dan Ibu Rasulullah SAW, Nama ayah baginda ialah: Abdullah ibn Abdul Mutthalib ibn Hasyim ibn Abd Manaf ibn Qushay ibn Kilab ibn Murrah ibn Ka’ab ibn Lu’ay ibn Ghalib ibn Fihr ibn Malik ibn al-Nadhr ibn Kinanah ibn Khuzaimah ibn Mudrikah ibn Ilyas.

Kelahiran Rasulullah SAW

Kelahiran Rasulullah SAW. Beliau lahir pada hari Senin 12 Rabi’ul Awal tahun Gajah. Dinamakan sebagai tahun Gajah karena di tahun itu menjelang kelahiran Muhammad, terjadi peristiwa besar, yaitu penyerangan pasukan gajah dari negeri Habasyah menuju Makkah.

Showing posts with label Doa-doa. Show all posts
Showing posts with label Doa-doa. Show all posts

Friday, February 27, 2015

Hikmah Keutamaan Sholat Dhuha

Rahasia keutamaan pahala menunaikan sholat sunnah dhuha di dalam Islam bagi para pemeluknya adalah tidak sedikit jumlahnya. Karena memang Islam telah menganjurkan untuk senantiasa menjalankan ibadah solat duha itu sendiri.

Shalat Dhuha mempunyai kedudukan mulia. Disunnahkan untuk kita kerjakan sejak terbitnya matahari sampai menjelang datangnya shalat dzuhur. 

Keutamaan Sholat Dhuha adalah seperti yang terdapat pada sebuah hadist dari Rasulullah SAW yang menerangkan akan kebaikan pahala di dalam menjalankan ibadah solat dhuha itu sendiri.

"Di setiap sendiri seorang dari kamu terdapat sedekah, setiap tasbih (ucapan subhanallah) adalah sedekah, setiap tahmid (ucapan alhamdulillah) adalah sedekah, setiap tahlil (ucapan lailahaillallah) adalah sedekah, setiap takbir adalah sedekah, menyuruh kepada kebaikan adalah sedekah, mencegah dari kemungkaran adalah sedekah. Dan dua rakaat Dhuha diberi pahala" (HR Muslim).

Hikmah Keutamaan Sholat Dhuha

Hikmah Pahala Manfaat Sholat Dhuha


Sholat Dhuha hukumnya sunah muakkad. Oleh karenanya, siapa saja yg ingin memperoleh pahala dan keutamaannya silahkan mengerjakan dan tidaklah berdosa apabila meninggalkannya. Namun Rasulullah saw senantiasa mengerjakan sholat Dhuha.

Rasulullah adalah teladan utama dalam segala hal. Beliau Rasulullah SAW tidak akan mewasiatkan atau memerintahkan sesuatu sebelum mengerjakannya. Demikian pula dengan sholat Dhuha.

Berikut beberapa keutamaan hikmah serta pahala menunaikan ibadah sholat dhuha antara lain adalah sebagai berikut :

Sholat Dhuha Adalah Sedekah

Hal ini ditegaskan oleh Rasulullah SAW dalam sebuah hadist dari Abu Buraidah yang menerangkan akan berbagai manfaat keutamaan menjalankan solat sunnah dhuha ini yaitu pada sebuah hadist yang berbunyi artinya :
Dalam diri manusia terdapat tiga ratus enam puluh ruas tulang, hendaklah ia mengeluarkan satu sedekah untuk setiap ruas itu. Para sahabat bertanya, “Siapa yang mampu mengerjakan hal tersebut wahai Nabi ALLAH?” Nabi berkata, “Dahak di masjid yang engkau pendam, suatu aral yang engkau singkirkan dari jalan. Jika kamu tidak mendapatkan sesuatu yang sepadan, cukuplah bagimu sholat Dhuha dua rakaat.” (HR Abu Daud dan Ahmad).

Orang yang Sholat Dhuha Akan Diampuni Dosa-Dosanya

Hal ini adalah berdasar atas dalil sebuah hadits dari Rasulullah Muhammad SAW yang artinya :
"Barangsiapa yang selalu mengerjakan shalat Dhuha niscaya akan diampuni dosa-dosanya walaupun sebanyak buih di lautan.” (HR. Turmudzi)

Sholat Dhuha Investasi Amal Cadangan

Sholat adalah amal yang pertama kali diperhitungkan pada hari Kiamat. Sholat juga merupakan kunci semua amal kebaikan.

Sholat sunah termasuk di dalamnya adalah sholat Dhuha adalah merupakan salah satu dari investasi atau amal cadangan yang dapat menyempurnakan sholat fardhu (wajib).

Rasulullah saw bersabda yang artinya :
Sesungguhnya yang pertama kali dihisab pada diri hamba pada hari kiamat dari amalannya adalah sholatnya. Apabila benar (sholatnya) maka ia telah lulus dan beruntung, dan apabila rusak (sholatnya) maka ia akan kecewa dan rugi. Jika terdapat kekurangan pada sholat wajibnya, maka ALLAH berfirman, “Perhatikanlah, jikalau hamba-KU mempunyai sholat sunah maka sempurnakanlah dengan sholat sunahnya sekedar apa yang menjadi kekurangan pada sholat wajibnya. Jika selesai urusan sholat, barulah amalan lainnya.”(HR. Ash-habus Sunan dari Abu Hurairah RA)
Hikmah Pahala Manfaat Sholat Dhuha

Dicukupi Rejeki Dan Kebutuhan Hidupnya

Orang yang rajin teratur dan rutin dalam melaksanakan sholat Dhuha karena ikhlas mengharap ridho Allah Ta'ala, maka akan dberikan kelapangan rezeki oleh Allah SWT. 

Rasulullah saw menjelaskan dalam sebuah hadits Qudsi dari Abu Darda’ bahwa Allah Ta'ala berfirman yang artinya :
"Wahai anak Adam, rukulah (sholatlah) karena AKU pada awal siang (sholat Dhuha) empat rakaat, maka AKU akan mencukupi (kebutuhan)mu sampai sore.(HR. Tirmidzi)

Pahala Haji Dan Umrah

Selain keutamaan yang sudah disebutkan di atas, masih ada keutamaan lainnya yang sayang untuk dilewatkan begitu saja. Yaitu dengan mengerjakan shalat Dhuha ada pahala besar berupa pahala seperti orang yang haji dan umrah yang diterima oleh Allah. Barangkali kemuliaan sholat dhuha ini masih belum diketahui oleh banyak orang. 

Dalil dan dasarnya adalah sebuah hadist dari Rasulullah Muhammad SAW yang artinya :
“Barangsiapa shalat subuh dengan berjamaah, kemudian duduk berdizkir kepada Allah sampai matahari terbit, lalu shalat dua rakaat, dia mendapat pahala seperti haji dan umrah yang sempurna, sempurna, sempurna.” (HR. Turmudzi).

Manfaat Sholat Dhuha Bagi Kesehatan


Selain beberapa keutamaan dan kemuliaan di dalam sholat dhuha seperti tersebut diatas, ada juga beberapa macam manfaat menjalankan sholat dhuha bagi kesehatan tubuh orang yang menjalankannya.

Meraih sehat tidak hanya dengan cara berolahraga, tapi bisa diraih lewat beribadah, salah satunya dengan ibadah sholat dhuha. 

Rasulullah Saw bersabda “Shalat dhuha itu shalat orang yang kembali kepada Allah, setelah orang-orang mulai lupa dan sibuk bekerja, yaitu pada waktu anak-anak unta bangun karena mulai panas tempat berbaringnya.” (HR. Muslim).

Oleh karena itu pada waktu-waktu tersebut kita membutuhkan peregangan untuk kesiapan kita menyongsong hari penuh tantangan. Caranya adalah dengan melaksanakan shalat Dhuha. 

Jika tidak memungkinkan dikerjakan pada waktu-waktu utama, waktu sholat dhuha bisa dilakukan di awal sebelum melakukan aktivitas harian.

Selain sebagai peregangan untuk menyongsong hari yang penuh tantangan, Shalat Dhuha mampu menghilangkan resiko stress yang timbul karena kesibukan yang kita lalui. Dengan melaksanakan Shalat Dhuha kita istirahat sejenak dari segala aktifitas sehingga kita merasa rilek dan stres pun terhindarkan. 

Dr. Ibrahim Kazim menyatakan bahwa secara bersamaan, ketegangan di pikiran akan berkurang disebabkan komponen spiritual saat sholat, dengan adanya sekresi enkefalin, endorphin, dinorfin dan semacamnya.

Marilah kita amalkan Shalat Dhuha sebagai bentuk rasa syukur kita kepada Allah Swt dan rasakan manfaatnya yang luar biasa bagi kesehatan!

Tuesday, February 24, 2015

Doa Ketika Memakai dan Melepaskan Pakaian

pada kesempatan kali ini saya ingin berbagi dengan sahabat mengenai Doa ketika memakai dan melepas pakaian. Jangan salah ya, doa tersebut juga wajib untuk dihafalkan, agar pakaian yang kita pakai terasa nyaman dan juga pantas, serta selalu dalam perindungan Allah SWT.  Langsung saja simak doanya dibawah ini.
Doa Ketika Memakai Pakaian Baru
Alloohumma Lakal Hamdu Anta Kasautaniih, As-Aluka Min Khoiri Wa Khoiri Maa Huwa Lah. Wa’a-Uudzubika Min Syarrihi Wa Syarri Maa Huwa Lah
اللَّهُمَّ لَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ كَسَوْتَنِيهِ أَسْأَلُكَ مِنْ خَيْرِهِ وَخَيْرِ مَا صُنِعَ لَهُ وَأَعُوذُ بِكَ
 مِنْ شَرِّهِ وَشَرِّ مَا صُنِعَ لَهُ
Artinya : “Ya Allah segala puji bagimu yang telah memberikan pakaian ini , sesungguhnya aku memohon kepadaMu dari kebaikan pakaian ini dari kebaikan yang dibuat untuknya. Dan aku berlindung kepadaMu dari kejahatan pakaian ini dan kejahatan yang dipakai ini dibuat untuknya”
Doa Ketika Memakai Pakaian Lama
Alhamdulillaahil Ladzii Kasaanii Haadzaa Wa Rozaqonihii Min Ghoiri Haulin Minnii Walaa Quwwah
الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِى كَسَانِى هَذَا وَرَزَقَنِيهِ مِنْ غَيْرِ حَوْلٍ مِنِّى وَلاَ قُوَّ
Artinya : “Segala puji bagi Allah yang memberi pakaian ini kepadaku sebagai rezeki dari-Nya tanpa ada daya dan kekuatan dariku.”
Doa Ketika Melepas Pakaian
Bismillaahil Ladzii Laa Ilaaha Illaa Huwa
بِسْمِ اللهِ الَّذِيْ لاَ إِلَهَ إِلأَ هُوَ. رواه ابن السني عن معاذ
Artinya : “Dengan nama Allah yang tiada Tuhan selain Dia.”
Semoga dengan Doa Memakai dan Melepas Pakaian diatas bisa bermanfaat buat anda, dan bisa anda terapkan dalam kehidupan sehari-hari. Bagikan juga artikel ini pada sahabat atau saudara anda yang sedang membutuhkan.


Doa Tidur



Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi maha Penyayang.
Segala puji bagi Allah Subhanahu wata’ala yang telah mengajarkan kesempurnaan etika kepada manusia dan membuka pintu bagi mereka untuk mengamalkannya. Shalawat dan salam semoga tetap dilimpahkan kepada manusia terbaik yang beribadah dan kembali kepada Allah Tabaroka wata'ala.
          Sesungguhnya Islam benar-benar menaruh perhatian yang sangat besar kepada manusia di dalam segala perihal dan urusannya, agama dan dunianya, lapang dan kesulitannya, bangun dan tidurnya, dikala bepergian dan iqamah, makan dan minum, bahagia dan sedihnya. Tidak ada perkara kecil ataupun besar apapun yang tidak dijelaskan oleh Islam.
          Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam telah menggoreskan buat kita melalui ucapan dan perbuatannya rambu-rambu etika yang seyogya-nya ditempuh oleh setiap mu'min di dalam hidupnya. Melalui kepribadiannya yang mulia, Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam telah menjelaskan kepada kita contoh etika yang seharusnya ditiru. Maka barang siapa yang menghendaki kebahagiaan, hendaklah ia menempuh jalan hidup Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam dan meneladani etikanya.
            Oleh karena kebanyakan orang pada akhir-akhir ini yang tidak mengetahui etika- etika tersebut atau butuh untuk diingatkan kembali, maka kami memandang perlu menyajikannya secara singkat, dengan iringan do`a kepada Allah Tabaroka wata'ala semoga amal ini berguna bagi segenap kaum muslimin.
         Semoga shalawat dan salam tetap dilimpahkan kepada Nabi Muhammad Shallallahu'alaihi wasallam, keluarga dan para sahabatnya.
Tidur merupakan salah satu nikmat yang Allah swt berikan kepada hamba-hambanya.
Allah swt berfirman:
Artinya:"Dan Karena rohmat-Nya, dia jadikan untukmu malam dan siang, supaya kamu beristirahat pada malam itu dan supaya kamu mencari sebahagian dari karunia-Nya (pada siang hari) dan agar kamu bersyukur kepada-Nya". (QS. 028. Al Qoshosh: 73).
Allah swt berfirman:
Artinya:"Dan kami jadikan tidurmu untuk istirahat". (QS. An Naba':9)



1.  Berintrospeksi diri (muhasabah) sesaat sebelum tidur. Sangat dianjurkan sekali bagi setiap muslim bermuhasabah (berintrospeksi diri) sesaat sebelum tidur, mengevaluasi segala perbuatan yang telah ia lakukan di siang hari. Lalu jika ia dapatkan perbuatannya baik maka hendaknya memuji kepada Allah Subhanahu wata'ala dan jika sebaliknya maka hendaknya segera memohon ampunan-Nya, kembali dan bertobat kepada-Nya.

2.  Tidur dini, berdasarkan hadits yang bersumber dari `Aisyah Radhiallahu'anha "Bahwasanya Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam tidur pada awal malam dan bangun pada pengujung malam, lalu beliau melakukan shalat".(Muttafaq `alaih)

3.   Disunnatkan berwudhu' sebelum tidur, dan berbaring miring sebelah kanan. Al- Bara' bin `Azib Radhiallahu'anhu menuturkan : Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam bersabda:
"إِذَا أَتَيْتَ مُضْجَعَكَ فَتَوَضَّأَ وُضُوْءَكَ لِلصَّلَاةِ"
"jika kamu hendak merebahkan diri kepembaringanmu, berwudhu'lah sebagaimana engkau berwudhu' untuk sholat". (HR. Bukhori:6311 dan Muslim:2710)
Berbaring dengan lambung kanan dan menghadap kiblat.
"ثُمَّ اضْطَجَعَ عَلَى شِقِّكَ الأَيْمَانِ".
"… kemudian berbaringlah diatas pinggang sebelah kanan". (HR. Bukhori: 6311 dan Muslim: 2710).
Dan tidak mengapa berbalik kesebelah kiri nantinya.

4.   Disunnatkan pula mengibaskan sperei tiga kali sebelum berbaring, berdasarkan hadits Abu Hurairah Radhiallahu'anhu bahwasanya Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam bersabda: "Apabila seorang dari kamu akan tidur pada tempat tidurnya, maka hendaklah mengirapkan kainnya pada tempat tidurnya itu terlebih dahulu, karena ia tidak tahu apa yang ada di atasnya..." Di dalam satu riwayat dikatakan: "tiga kali". (Muttafaq `alaih).

5.   Makruh tidur tengkurap. Abu Dzar Radhiallahu'anhu menuturkan :"Nabi Shallallahu'alaihi wasallam pernah lewat melintasi aku, dikala itu aku sedang berbaring tengkurap. Maka Nabi Shallallahu'alaihi wasallam membangunkanku dengan kakinya sambil bersabda :"Wahai Junaidab (panggilan Abu Dzar), sesungguhnya berbaring seperti ini (tengkurap) adalah cara berbaringnya penghuni neraka". (H.R. Ibnu Majah dan dinilai shahih oleh Al-Albani).

6.   Makruh tidur di atas dak terbuka, karena di dalam hadits yang bersumber dari `Ali bin Syaiban disebutkan bahwasanya Nabi Shallallahu'alaihi wasallam telah bersabda: "Barangsiapa yang tidur malam di atas atap rumah yang tidak ada penutupnya, maka hilanglah jaminan darinya". (HR. Al-Bukhari di dalam al-Adab al-Mufrad, dan dinilai shahih oleh Al-Albani).

7.    Menutup pintu, jendela dan memadamkan api dan lampu sebelum tidur. Dari Jabir ra diriwayatkan bahwa sesungguhnya Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam telah bersabda: "Padamkanlah lampu di malam hari apa bila kamu akan tidur, tutuplah pintu, tutuplah rapat-rapat bejana-bejana dan tutuplah makanan dan minuman". (Muttafaq'alaih).

8.    Membaca ayat Kursi, dua ayat terakhir dari Surah Al-Baqarah, Surah Al-Ikhlas dan Al-Mu`awwidzatain (Al-Falaq dan An-Nas), karena banyak hadits-hadits shahih yang menganjurkan hal tersebut. Diantara dzikir, do'a dan perbuatan yang biasa dilakukan Rasululah saw adalah:
a)   Membaca suart Al-Ikhlas, Al-Falaq dan An-Naas, kemudian ditiupkan pada telapak tangan (dengan sedikit meludah). Sesudah itu diusapkan ke anggota tubuh mulai dari kepala, wajah dan lainnya yang dapat dijangkau tangan, dan dilakukan sebanyak tiga kali.(lihat hadits Bukhori:6319)
b)   Membaca Ayat Kursi. (lihat Hadits Bukhori: 5010).
Artinya:"Alloh, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan dia yang hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. tiada yang dapat memberi syafa'at di sisi Alloh tanpa izin-Nya? Alloh mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Alloh melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Alloh meliputi langit dan bumi. dan Alloh tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Alloh Maha Tinggi lagi Maha besar". (QS. Al-Baqoroh: 255).
c)   Membaca dua ayat terakhir surat Al-Baqoroh.
Artinya:"Rosul Telah beriman kepada Al Quran yang diturunkan kepadanya dari Robbnya, demikian pula orang-orang yang beriman. semuanya beriman kepada Alloh, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya dan rosul-rosul-Nya. (mereka mengatakan): "Kami tidak membeda-bedakan antara seseorangpun (dengan yang lain) dari rosul-rosul-Nya", dan mereka mengatakan: "Kami dengar dan kami taat." (mereka berdoa): "Ampunilah kami Ya Robb kami dan kepada Engkaulah tempat kembali."Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya. (mereka berdoa): "Ya Robb kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami tersalah. Ya Robb kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Robb kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya. beri ma'aflah Kami; ampunilah Kami; dan rohmatilah kami. Engkaulah penolong kami, Maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir". (QS. Al Baqoroh: 285-286)
d)   Meletakkan tangan kanan dibawah pipi (tangan kanan sebagai bantalnya).

9.    Membaca do`a-do`a dan dzikir yang keterangannya shahih dari Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam, seperti : Allaahumma qinii yauma tab'atsu 'ibaadaka. "Ya Allah, peliharalah aku dari adzab-Mu pada hari Engkau membangkitkan kembali segenap hamba-hamba-Mu". Dibaca tiga kali.(HR. Abu Dawud dan di hasankan oleh Al Albani)

10. Dan membaca: Bismika Allahumma Amuutu Wa ahya. "Dengan menyebut nama- Mu ya Allah, aku mati dan aku hidup." (HR. Al Bukhari)

11.  Apabila di saat tidur merasa kaget atau gelisah atau merasa ketakutan, maka disunnatkan (dianjurkan) berdo`a dengan do`a berikut ini : "A'uudzu bikalimaatillaahit taammati min ghadhabihi Wa syarri 'ibaadihi, wa min hamazaatisy syayaathiini wa an yahdhuruuna." Artinya, "Aku berlindung dengan Kalimatullah yang sempurna dari murka-Nya, kejahatan hamba-hamba-Nya, dari gangguan syetan dan kehadiran mereka kepadaku". (HR. Abu Dawud dan dihasankan oleh Al Albani)

12. Hendaknya apabila bangun tidur membaca : "Alhamdu Lillahilladzii Ahyaanaa ba'da maa Amaatanaa wa ilaihinnusyuur" Artinya, "Segala puji bagi Allah yang telah menghidupkan kami setelah kami dimatikan-Nya, dan kepada-Nya lah kami dikembalikan." (HR. Al-Bukhari)

 Adab Disaat Tidur.
1)   Berusaha menghindari posisi tidur tengkurap.
2)   Apabila hendak membalikkan tubuh, berdo'a:
"لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ الوَاحِدُ القَهَّارُ، رَبُّ السَّمَاوَاتِ وَ الأَرْضِ وَمَا بَيْنَ هُمَا العَزِيْزُ الغَفَّارُ"
"Tidak ada Ilah selain Alloh, Yang Maha Esa lagi Maha Perkasa, Rob Yang Menguasai langit dan bumi dan apa yang ada diantara keduanya, Yang Maha Mulia lagi Maha Pengampun". (HR. Hakim dan lihat Shohihul Jami': 4/231).
3)   Jika melihat sesuatu yang menakut dalam tidur, maka berdo'alah:
”أَعُوْذُ بِكَلِمَاتِ اللهِ التَّامَّاتِ مِنْ غَضَبِهِ وَعِقَابِهِ، وَشَرِّ عِبَادِهِ، وَمِنْ هَمَزَاتِ الشَّيَاطِيْنِ وَأَنْ يَحْضُرُوْنَ“
"Aku berlindung dengan kalimat Alloh yang sempurna, dari kemarahan dan siksaanNya, dan dari kejahatan hamba-hambaNya dan dari godaan syaithon dan agar jangan sampai mereka hadir dihadapanku". (HR. Abu Daud: 4/12 dan lihat Shohih Tirmidzi: 3/ 171).
4)   Jika bermimpi baik, jangan diceritakan kecuali kepada orang yang senang mendengarkannya
5)   Jika bermimpi buruk:
a.   meludahlah kekiri tiga kali (dengan sedikit percikan)
b.   berta'awudz (berlindung kepada Alloh) tiga kali.
”أَسْتَعِيْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ وَمِنْ شَرِّ مَا أَرَى“
Aku berlindung kepada Alloh dari (godaan syaithon) dan dari keburukan apa yang aku lihat".
c.   Tidak menceritakan kepada orang lain.
d.   Mengubah posisi tidur
e.   Bangun dan sholat malam, jika mau.

Adab setelah tidur.
a    Berdo'a dengan do'a bangun tidur:
”الحَمْدُ للهِ الَّذِيْ أَحْيَانَا بَعْدَ مَا أَمَاتَنَا وَإِلَيْهِ النُّشُورُ“
"segala puji bagi Alloh yang membangunkan kami setelah ditidurkan-Nya. Dan kepada-Nya kami dibandingkan".

b.   Mencuci dua tangan.
c.   Berwudhu'.
d.   Sholat tahajjud dan witir paling sedikit sholat witir satu roka'at.


Monday, February 23, 2015

Doa Ketika Bercermin


Berikut adalah lafadz doa ketika bercermin/berkaca dan/atau berhias, dalam bahasa arab, latin lengkap dengan artinya. 

اَلْحَمْدُ ِللهِ، كَمَا حَسَّنْتَ خَلْقِىْ فَحَسّنْ خُلُقِىْ

AL-HAMDULILLAAHI KAMAA HASSANTA KHOLQII FAHASSIN KHULUQII
Artinya: Segala puji bagi Allah, baguskanlah budi pekertiku sebagaimana Engkau telah membaguskan rupa wajahku
Doa saat atau ketika bercermin agar kita selalu mensyukuri apa yang telah Allah Swt berikan kepada kita.Doa ini di baca saat kita berkaca atau bercermin.Semoga doa ketika bercermin ini dapat memberikan manfaat bagi kita semua amiin ya robbal alamin.
dalam bentuk lain : 

اَللَّهُـمَّ كَمَا حَسَّـنْتَ خَلْقِـيْ فَحَسِّـنْ خُلُقِـيْ
Bacaan Doa Ketika Bercermin (Berkaca atau Berhias) dalam Bahasa Indonesia 
Allaahumma kamaa hassanta kholqii fa hassin khuluqii 
Terjemahan Doa Ketika Bercermin (Berkaca atau Berhias) 
“Ya Allah sebagaimana Engkau telah ciptakan aku dengan baik, maka perbaikilah akhlakku”

KETERANGAN :
Bercermin merupakan kebiasaan yang sering dilakukan oleh siapa saja. karena dengan bercermin kita akan mengetahui bentuk raut muka. Karena itulah Rasululah Saw., menganjurkan kepada setiap umatnya apabila bercermin sebaiknya membaca do'a tersebut. Hal ini tercantum dalam Hadits yang diriwayatkan oleh Annas ra.

Sunday, February 22, 2015

Doa Shalat dhuha

Do’a Shalat dhuha

Bacaan Doa Setelah Sholat Dhuha dalam Bahasa Indonesia 
ALLAHUMMA INNADH DHUHA-A DHUHA-UKA, WAL BAHAA-A BAHAA-UKA, WAL JAMAALA JAMAALUKA, WAL QUWWATA QUWWATUKA, WAL QUDRATA QUDRATUKA, WAL ISHMATA ISHMATUKA. ALLAHUMA INKAANA RIZQI FIS SAMMA-I FA ANZILHU, WA INKAANA FIL ARDHI FA-AKHRIJHU, WA INKAANA MU'ASARAN FAYASSIRHU, WAINKAANA HARAAMAN FATHAHHIRHU, WA INKAANA BA'IDAN FA QARIBHU, BIHAQQIDUHAA-IKA WA BAHAAIKA, WA JAMAALIKA WA QUWWATIKA WA QUDRATIKA, AATINI MAA ATAITA 'IBAADAKASH SHALIHIN. 
Terjemahan Doa Setelah Sholat Dhuha 
"Wahai Tuhanku, sesungguhnya waktu dhuha adalah waktu dhuha-Mu, keagungan adalah keagunan-Mu, keindahan adalah keindahan-Mu, kekuatan adalah kekuatan-Mu, penjagaan adalah penjagaan-Mu, Wahai Tuhanku, apabila rezekiku berada di atas langit maka turunkanlah, apabila berada di dalam bumi maka keluarkanlah, apabila sukar mudahkanlah, apabila haram sucikanlah, apabila jauh dekatkanlah dengan kebenaran dhuha-Mu, kekuasaan-Mu (Wahai Tuhanku), datangkanlah padaku apa yang Engkau datangkan kepada hamba-hambaMu yang soleh".

Doa Niat Wudhu

Wudhu adalah mensucikan anggota tubuh dengan menggunakan air bersih.Jika akan melakukan ibadah Shalat seorang muslim diwajibkan berwudhu,Wudu juga bisa di lakukan dengan debu atau yang di sebut dengan tayamum.Berikut ini adalah doa niat wudhu untuk doa niat setelah wudhu silahkan klik di sini Doa setelah wudhu.

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ


نَوَيْتُ الْوُضُوْءَلِرَفْعِ الْحَدَثِ الْاَصْغَرِفَرْضًالِلّٰهِ تَعَالٰى
Bacaan Doa Niat Wudhu dalam Bahasa Indonesia 
“Nawaitul wudhuu-a liraf’ll hadatsil ashghari fardhal lilaahi ta’aalaa” 
Terjemahan Doa Niat Wudhu 
"Aku niat berwudhu untuk menghilangkan hadats kecil, fardhu karena Allah."

Doa Nabi Ibrahim



Bacaan Doa Nabi Ibrahim As dalam Bahasa Indonesia 
" Robbana taqobal minna innaka anta sami'ul alim wa tub alaina innaka antat tawwaburrokhim " (al baqarah; 128-129) 
Terjemahan Doa Nabi Ibrahim As 
Ya Tuhan kami terimalah amalan kami sesungguhnya Engkau maha mendengar dan Mengetahui, dan termalah taubat kami, sesungguhnya Engkau penerima taubat lagi Maha Penyayang.

luvne.com resepkuekeringku.com desainrumahnya.com yayasanbabysitterku.com